Si pelaku drama luar biasa dalam dunia nyatapun tak tahu alurnya... berjalan begitu saja tanpa jeda untuk merubah cerita yang terus mengalir sederas air... kaget iya.. terkejut apalagi... episode-episode yang telah tayang benar-benar tak terbayang sebelumnya.
Tersenyum... sekarang tersenyumlah,,,, sedikit saja, simpan sisanya untuk esok atau lusa... karena tak tahu kelanjutannya...
Dan benar adanya, saat tanya melintas dengan keluguan...
hanya bisa menggelangkan kepala, untuk satu hal yang dianggap tak begitu penting, padahal cukup penting,,, bahkan tersenyum kecut mendengar celotehan yang tak perlu didengarkan.
Berjalan lagi seperti mula adanya, di rel takdir yang telah digariskan.
hey,,, lihat,,,, disini, di ujung daratan penuh kejutan, melewati nadi kota untuk tepi lautan dengan polutan yang memekakan. perjalanan ini melelahkan tapi tidak meletihkan,,, kemudian tawa pecah, melambai mengukir terang ditengah kepekatan waktu, berjibaku dengan ini dan itu yang mau tak mau akan segera berlalu...
Lalu setumpuk tanya lagi...
apakah hari-hari ini akan berlalu dengan begini saja. Setelah cerita itu ada dengan tanpa satu hal yang membuat tersentuh atau terkesan dengan cerita itu. Setelah berjalan sekian jauh dijalan yang sama????
Apakah pernah merasa jenuh, berfikir untuk mengakhiri cerita ini, dan membuat cerita baru yang lebih mengharu biru??? ya... jawabnya pasti IYA.....??
sederet kisah itu nyata tapi akan segera menjadi kisah fiktif tanpa rekayasa seperti melodi saat dunia tak mengeluarkan suara, tidak ada yang menakjubkan karena memang hanya se-sederhana dongeng bocah-bocah kocak. rona indah dalam bingkai ukhuwah hanya sekelumit bumbu disela keajaiban yang tak sengaja terhirup bersama anugrah untuk semua penghuni bumi.
tidak akan terpaku saat tahun berganti masa, tidak pula dirundung bingung atau bimbang, olala.... tapi ada butir bening di sudut mata... tangiskah??? entah, apa artinya???si pemilik matapun tak tahu kenapa, mungkin takut jika tak bisa bersua...
Sudahlah... lupakan saja, kilau pelangi akan segera tiba bersama sejarah baru... mendengarkan suara hati adalah kata terbijak untuk melangkah lagi, mengiringi detak jantung dan kerlip mata, sekarang, esok, lusa, dan seterusnya,,,,
Kelak... yang tidak mau belajar dari sejarah ditakdirkan untuk mengulangi lagi, beruntung jika sejarah itu gemilang, maka malanglah... jika sejarah itu kusut tak layak disandang...
Sekarang....
di sini seperti ini,,, boleh, jika kau ingin tahu, tapi tak apa kalau tak mau puduli...
di sana seperti itu,,, seperti apa?? tak bisa menerka bila tak ada berita.. jika boleh meminta? sekedar saja kirimkan suara... atau sebaris doa.. “baik-baiklah dengan tugasmu,,,,”
agar kelak ada kaleidoskop lagi.... ^_^
tentang tahun yang sudah dilewati.........^_^
ya lek.....???
bukan khayalan tapi sebuah keinginan.... keindahan warna yang hanya berkutat di kutub hadir di katulistiwa... dengan jutaan warna yang jauh lebih indah.... mewarnai tiap bait hidupnya, sebagai rasa syukur atas karunia Allah 'Azza wa Jalla... dan...mencoba menghadirkan senyum untuk orang2 trcintanya... Aurora melangkah di katulistiwa dg cinta dan cita... mencari secarik kebenaran yg tak dimilikinya....
Jumat, 30 Desember 2011
Selasa, 27 Desember 2011
Tidak Buta
cinta tidak buta,
bila tersesat ia kan cari jalan keluar
bila tak tahu arah ia kan mencari petunjuk
bila terperangkap dalam gelap ia kan mencari cahaya Illahi tuk bisa kembali
bila tenggelam ia kan mencari tempat berpijak
bila hanyut ia kan singgah di muaranya, dan....
bila terdampar ia kan bertahan dengan segala daya
karena ia adalah anugerah, fitrah yang tak bisa di pungkiri
anugrah dengan segala onak dan aniknya
yang di turunkan dengan segenap penyangganya
diturunkan dengan segala batasannya,,,,
dimana penyangga itu???
cinta tidak buta, ia temukan penyangga di bawah naungan Illahi
tiang kokoh yang tidah akan pernah runtuh....
dimana batasannya????
cinta tidak buta, ia gali batasan itu dari kalam Illahi
yang memetak-metakan cinta dengan segala keindahannya
bila tersesat ia kan cari jalan keluar
bila tak tahu arah ia kan mencari petunjuk
bila terperangkap dalam gelap ia kan mencari cahaya Illahi tuk bisa kembali
bila tenggelam ia kan mencari tempat berpijak
bila hanyut ia kan singgah di muaranya, dan....
bila terdampar ia kan bertahan dengan segala daya
karena ia adalah anugerah, fitrah yang tak bisa di pungkiri
anugrah dengan segala onak dan aniknya
yang di turunkan dengan segenap penyangganya
diturunkan dengan segala batasannya,,,,
dimana penyangga itu???
cinta tidak buta, ia temukan penyangga di bawah naungan Illahi
tiang kokoh yang tidah akan pernah runtuh....
dimana batasannya????
cinta tidak buta, ia gali batasan itu dari kalam Illahi
yang memetak-metakan cinta dengan segala keindahannya
Oktober 2011
Ya Allah...
aku bisa menguraikan kata menjadi kalimat dan kalimat menjadi paragraf yang tersusun rapi berisi rangkaian ungkapan atas segala hal yang aku alami... Bahkan, kumpulan kata itu bisa ku bukukan... karena semua yang ku rasa dapat kutuangkan... entah itu suka, duka, terharu atau bahkan tentang kegelian-kegelian.. hal2 Yang menggelitik hati...
tapi sekarang, hari ini,,,, satu katapun tak dapat ku ucapkan untuk menggambarkan suasana ini,,, ketika melihat mata ibu berbinar... saat melihat senyum bapak tersungging riang...
Alhamdulillah... Alhamdulillah.... Alhamdulillah... sujudku untukMu ya Allah........
untuk smua yang Kau anugrahkan....
Sekali lagi...
aku tak bisa mengungkapkan apa yang ku rasa....
hmmm,,,, dulu.... bermimpipun tidak, mengintip, apalagi memegang gerbangnya,,,,??
sekarang,,, tidak terasa 4 tahun menjadi bagian dari tempat bersejarah ini...bukan,,, lebih tepatnya 3 tahun 11 bulan 14 hari...
Sejak masuk, sampai tanggal 15 Agustus, hari bersejarah.. saat aku brjuang meloloskan diri dari tepat tercinta,setelah sekian lama berjibaku dengan banyak hal yang menegangkan,,,,
apa ya...?? kata indah apa yang paling tepat untuk melukiskan hari ini,,, belum ada... selain kata Syukur,,,, Alhamdulillah..... ya Allah....
aku bisa menguraikan kata menjadi kalimat dan kalimat menjadi paragraf yang tersusun rapi berisi rangkaian ungkapan atas segala hal yang aku alami... Bahkan, kumpulan kata itu bisa ku bukukan... karena semua yang ku rasa dapat kutuangkan... entah itu suka, duka, terharu atau bahkan tentang kegelian-kegelian.. hal2 Yang menggelitik hati...
tapi sekarang, hari ini,,,, satu katapun tak dapat ku ucapkan untuk menggambarkan suasana ini,,, ketika melihat mata ibu berbinar... saat melihat senyum bapak tersungging riang...
Alhamdulillah... Alhamdulillah.... Alhamdulillah... sujudku untukMu ya Allah........
untuk smua yang Kau anugrahkan....
Sekali lagi...
aku tak bisa mengungkapkan apa yang ku rasa....
hmmm,,,, dulu.... bermimpipun tidak, mengintip, apalagi memegang gerbangnya,,,,??
sekarang,,, tidak terasa 4 tahun menjadi bagian dari tempat bersejarah ini...bukan,,, lebih tepatnya 3 tahun 11 bulan 14 hari...
Sejak masuk, sampai tanggal 15 Agustus, hari bersejarah.. saat aku brjuang meloloskan diri dari tepat tercinta,setelah sekian lama berjibaku dengan banyak hal yang menegangkan,,,,
apa ya...?? kata indah apa yang paling tepat untuk melukiskan hari ini,,, belum ada... selain kata Syukur,,,, Alhamdulillah..... ya Allah....
Jumat, 02 Desember 2011
PTK ne NYONG
Peningkatan kemampuan siswa memahami isi bacaan dengan strategi PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) in the third grade of Ngijo 01 elementary school, Gunungpati, Semarang. A final Project, Elementary Teacher Education Department. Faculty of Education. Semarang State University.
Key words: Students’ ability in understanding texts, RQ4R learning strategy
Based on the early data, which the writer got in SDN Ngijo 01 Gunungpati Semarang, there was a problem in learning Bahasa at third grade of elementary school. The teacher had not used an innovative and students centered strategy in teaching and learning process yet. Most of the students were passive in teaching and learning process which make they got lower grades. Therefore, those class needs some actions to improve the quality in teaching and learning Bahasa. One of the strategies is by using PQ4R strategy. This strategy used in order to know whether by using this strategy could improve students’ ability in understanding texts, students’ activity, and the teacher’s activities in the Bahasa teaching and learning process?
The objective of this study are (1) Improving students’ ability in understanding texts, (2) improving students’ ability in learning, and (3) improving teacher’s activities in the Bahasa teaching and learning process.meningkatkan aktivitas guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
The research was done in three cycles. Every cycles consists of four steps; planning, action, observing, and reflection. The data was gathered by using observation sheet, interview, test, and documentation.
The percentage of students’ succeed in the first cycle was 47,8%. The percentage of students activity was 74% which meant they had achieved in criteria B. The teacher activity also achieved in the B criteria. In the second meeting of the first cycle, the percentage of students’ succeed was 60,9%. The students activities was 74% which meant they had achieved in criteria B. The teacher activities was also achieved in criteria B. In the third meeting of the second cycle, students’ succeed percentage was 69,7%. The students activities was 78,3%, criteria B. The teacher activities achieved criteria A. In the fourth activities of second cycle, the percentage of the students’ succeed was 82,6%. The students acticites was 82,6%, criteria B. The teacher activities achieved criteria A. In the fifth meeting of the third cycle, the percentage of students’ succeed was increased became 87%. The students activities was 82,6% , criteria B. The teacher activities achieved criteria A. After being treatments in the third cycle, it could be seen that there was significant improvement on students’ ability, students’ activities, and teacher activities.
The result of the study showed that PQ4R strategy could improve students’ ability in understanding texts in the Bahasa teaching and learning process. The writer suggestion for the teacher is, in order to improve students’ ability, the teacher need to use an innovative teacher and learning strategy. On of strategies that can be used is PQ4R teaching and learning strategy.
Key words: Students’ ability in understanding texts, RQ4R learning strategy
Based on the early data, which the writer got in SDN Ngijo 01 Gunungpati Semarang, there was a problem in learning Bahasa at third grade of elementary school. The teacher had not used an innovative and students centered strategy in teaching and learning process yet. Most of the students were passive in teaching and learning process which make they got lower grades. Therefore, those class needs some actions to improve the quality in teaching and learning Bahasa. One of the strategies is by using PQ4R strategy. This strategy used in order to know whether by using this strategy could improve students’ ability in understanding texts, students’ activity, and the teacher’s activities in the Bahasa teaching and learning process?
The objective of this study are (1) Improving students’ ability in understanding texts, (2) improving students’ ability in learning, and (3) improving teacher’s activities in the Bahasa teaching and learning process.meningkatkan aktivitas guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
The research was done in three cycles. Every cycles consists of four steps; planning, action, observing, and reflection. The data was gathered by using observation sheet, interview, test, and documentation.
The percentage of students’ succeed in the first cycle was 47,8%. The percentage of students activity was 74% which meant they had achieved in criteria B. The teacher activity also achieved in the B criteria. In the second meeting of the first cycle, the percentage of students’ succeed was 60,9%. The students activities was 74% which meant they had achieved in criteria B. The teacher activities was also achieved in criteria B. In the third meeting of the second cycle, students’ succeed percentage was 69,7%. The students activities was 78,3%, criteria B. The teacher activities achieved criteria A. In the fourth activities of second cycle, the percentage of the students’ succeed was 82,6%. The students acticites was 82,6%, criteria B. The teacher activities achieved criteria A. In the fifth meeting of the third cycle, the percentage of students’ succeed was increased became 87%. The students activities was 82,6% , criteria B. The teacher activities achieved criteria A. After being treatments in the third cycle, it could be seen that there was significant improvement on students’ ability, students’ activities, and teacher activities.
The result of the study showed that PQ4R strategy could improve students’ ability in understanding texts in the Bahasa teaching and learning process. The writer suggestion for the teacher is, in order to improve students’ ability, the teacher need to use an innovative teacher and learning strategy. On of strategies that can be used is PQ4R teaching and learning strategy.
Rabu, 23 November 2011
My Guardian heart
Yang Kuasa atas alam ini, kuasa atas raga ini
Yang Kuasa atas semesta ini, kuasa atas hati ini
Bismillah,,, akan ku jaga hati ini
akan ku jaga titipan Illahi Rabbi
dengan segala keterbatasan yang aku miliki
Dan...
secuil,,, ku titipkan padamu untuk kau jaga
Semampu yang kau bisa
Tak boleh kau sia-sia
Mohon jangan kau buat luka
Sampai Sang Pemilik hakiki mengambilnya
secuil saja... ku titipkan dengan segala kelemahannya
jangan pernah letih membimbingnya.
Bawalah ke jalan nirwana,
jalan cahaya menuju jannahNYA
aku harap...
you are my guardian heart (lek...)
Yang Kuasa atas semesta ini, kuasa atas hati ini
Bismillah,,, akan ku jaga hati ini
akan ku jaga titipan Illahi Rabbi
dengan segala keterbatasan yang aku miliki
Dan...
secuil,,, ku titipkan padamu untuk kau jaga
Semampu yang kau bisa
Tak boleh kau sia-sia
Mohon jangan kau buat luka
Sampai Sang Pemilik hakiki mengambilnya
secuil saja... ku titipkan dengan segala kelemahannya
jangan pernah letih membimbingnya.
Bawalah ke jalan nirwana,
jalan cahaya menuju jannahNYA
aku harap...
you are my guardian heart (lek...)
Rabu, 02 November 2011
SD Gerlang Juara LCC
LCC (Lomba cerdas cermat)sekecamatan blado...
Akhirnya Gerlang dapat merebut juara 1. walopun dari gunung kita bisa... hmmm... ini baru permulaan,,, besok, dan besoknya lagi,,, akan lebih baik dari ini,,, semoga...
ingat 12 tahun lalu..waktu Gerlang hanya sampai g halaman gugus,,, belajar semalaman tak ada hasil,,, pulang tanpa apa2.. jangankan ke kecamatan,,,, d gugus saja tak sampai masuk 3 besar...
Alhamdulillah,,,, ini kuasamu ya Allah,,,,
terimakasih bapak dan ibu guru yang telah mau dn brsedia mluangkn wktunya d Gerlang... smoga pengapdian itu tak sia2... ^_^
Akhirnya Gerlang dapat merebut juara 1. walopun dari gunung kita bisa... hmmm... ini baru permulaan,,, besok, dan besoknya lagi,,, akan lebih baik dari ini,,, semoga...
ingat 12 tahun lalu..waktu Gerlang hanya sampai g halaman gugus,,, belajar semalaman tak ada hasil,,, pulang tanpa apa2.. jangankan ke kecamatan,,,, d gugus saja tak sampai masuk 3 besar...
Alhamdulillah,,,, ini kuasamu ya Allah,,,,
terimakasih bapak dan ibu guru yang telah mau dn brsedia mluangkn wktunya d Gerlang... smoga pengapdian itu tak sia2... ^_^
Rabu, 06 Juli 2011
Buih-Buih Kesombongan
Tawa riang sejenak senyap, termangu... diam. Entah berpikir atau sekedar merenung hingga tak sengaja melambung buih-buih yang berbisik lirih...“terkadang kita tak tahu apa yang sebenarnya, bahkan kadang hanya tahu sedikit saja. Sekedar kulit luar pembungkusnya, tapi dengan segenap keangkuhan yang bertahta kita merasa tahu segalanya. begini begitu, ini yang tepat, ini yang baik, harusnya seperti ini, harusnya seperti itu, tidak boleh ya, tidak boleh tidak”
Dan setelahnya buih-buih itu masih beriringan. Katanya “JANGAN KATAKAN SEMUA YANG KITA KETAHUI TAPI KETAHUI SEMUA YANG KITA KATAKAN”
Kalau begitu diam adalah yang paling baik?? bagaiman dengan SI DIA yang gemar bercerita, mengurai kisah indah dalam bingkai ukhuwah islamiyah, kisah teladan yang penuh inspirasi, SI ITU yang suka mengungkap banyak hal unik,memecah kebekuan, menghadirkan keceriaan dengan celotehnya yang tak membosankan, dan SI AKU yang tak mau bermuram durja walaupun sedang berduka??bagaimana? harus diam juga?
Dari sisi lain muncul buih-buih lagi, jawabnya “bukan, bukan berarti membisu, tak mau bicara apalagi bermuram durja kala lara.. bukan begitu, tapi katakan seperlunya, lihat dimana dan dengan siapa kita bicara. karena tak semua yang kita bicarakan itu didengar, diterima, apalagi ditanggapi dengan sikap yang bijak oleh mereka (yang mendengar). Jangan katakan semua yang kita ketahui karena yang kita ketahui itu perlu di kaji,, tak hanya sekali tapi berulang kali. Ketahuilah apa yang kita katakan!! ya.. karena (maaf) hanya orang-orang bodoh (Oum,, sedikit kasar, baiklah.. kita ganti kata kurang pintar/kurang cerdas), hanya orang2 kurang pintar yang tidak mengetahui apa yang sedang dikatakan, hanya orang2 kurang pintar yang tak mau tahu segala hal yang menjadi bahasannya. Bagaimana tidak?? bercicit, bersenandung, ba bi bu... tapi tidak tahu apa yang sedang diungkapkan, bahkan tak tahu atas dasar apa dia berkata. Ya... akan lebih baik jika kita mengetahui semua yang kita katakan.
Sebentar buih-buih itu terapung katanya “tak jarang kita mengungkapkan sesuatu yang kita anggap paling benar dan hanya kita yang paling tahu,,, tapi mana?? tak tampak dalam tindak dan tanduknya. apa sedang membual,, kata orang jawa itu JARKONI (gelem ujar ora gelem ngelakoni). Kemudian terkikik renyah... ups, kemunafikan, kebohongan, dusta?? entah apalagi sebutannya, karena memang tak paham apa yang diungkapkannya. Memahami sesuatu memang sulit. Namun, akan terasa lebih sulit saat kita memahami bahwa itu semua karus dipahami. ”
oum,oum oum.... buih, tapi sepertinya kau sedang melakukannya, iya... keangkuhan itu, lihat dirimu!! Apa kau tahu semua yang kau katakan???
tuing, tuing,tuing... buih-buih menyembul “hehehe.. sedikit tahu banyak tidak, kata orang barat se no body perfect, kata guru bahasa Indonesia tak ada gading yang tak retak, ya begonolah aku, si buih,,, yang kadang akan menjadi buih-buih kesombongan di otak dan hatimu, kecuali jika kau dekat dengan Allah Sang Pemilik alam.. maka buih ini akan lenyap, plug,plug,plug... pecah tanpa arah..
Langganan:
Postingan (Atom)
