bukan khayalan tapi sebuah keinginan.... keindahan warna yang hanya berkutat di kutub hadir di katulistiwa... dengan jutaan warna yang jauh lebih indah.... mewarnai tiap bait hidupnya, sebagai rasa syukur atas karunia Allah 'Azza wa Jalla... dan...mencoba menghadirkan senyum untuk orang2 trcintanya... Aurora melangkah di katulistiwa dg cinta dan cita... mencari secarik kebenaran yg tak dimilikinya....
Selasa, 24 Januari 2017
ukhti,,, kau permaisuri
"Syetan tidak akan beranjak dari pintu rumah seorang muslim, sebelum penghuni rumah itu (suami-istri) bercerai berai"
Kalimat itu yang selalu aku ingat ketika ada suatu masalah dalam rumah tanggaku yang sudah aku bangun 2 tahun ini.
Alhamdulillah sampai hari ini tidak pernah ada masalah yang berarti dalam rumah tanggaku,paling hanya ribut kecil karena suami malas mandi padahal hari sudah nyaris gelap,atau karena suami sering lupa menaruh sesuatu yang penting di sembarang tempat,seperti ID card,jam tangan,bahkan hp,sambil membantu mencarinya mulutku terus mengomel sampai berbusa-busa. Kadang juga karena aku yang ceroboh, karena buru-buru berangkat kerja tak membawa hp,pernah suami marah karena aku tidak hati-hati naik motor hingga terjatuh dan kaki lecet-lecet.
Intinya dari semua keributan kami itu adalah bentuk kasih sayang dan perhatian dari satu sama lain,tapi aku sadar keributan-keributan kecil itu bisa saja jadi percikan api yang sewaktu-waktu berkobar menghanguskan rumah tangga yang sudah kami bangun dengan susah payah,bisa juga jadi ombak ganas yang memporak porandakan bahtera yang sudah kami kayuh dengan penuh keluh kesah. Aku sadar betul akan kelemahanku sebagai seorang istri,seorang makhluk yang tak punya kuasa apapun dengan hidup ini,bahkan satu menit yang akan datangpun aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada hidupku apalagi pada rumah tanggaku.
Aku pernah mendengar suatu kisah tentang raja iblis dan anak buahnya,ia bertanya pada seorang syetan anak buahnya A "apa yang telah kau lakukan hari ini", si anak buah A menjawab " ak telah menggoda manusia agar solatnya tak khusyuk"
Kemudia si raja bertanya lagi pada si B,lalu si B menjawab "aku telah mengajak manusia berzina dan menghancurkan rumah tangganya" si raja iblis menjawab "sesungguhnya kau adalah sebaik baiknya iblis.
Na'uzubillah,semoga keluargaku selalu di lindungi,terhindar dari godaan syetan.
Hari ini,cerita-cerita iblis itu seperti terngiang dalam telingaku,sejak pagi jantungku berdegub tak beraturan,perih,campur mrinding.
Hari ini suhu badanku entah naik berapa drajad,panas tak karuan padahal cuaca di gunung sangat ekstri,kabut turun di selingi rintik hujan,dan angin kencang tak mau berhenti tapi sungguh cuaca hari ini tak mampu mendinginkan badanku yang terlanjur panas dan hatiku yang terbakar.
Ukhti,,,, aku terngiang akan ceritamu,ingin rasanya aku memelukmu dan ikut menangis denganmu,aku bisa merasakan betapa perihnya hatimu hari ini,betapa hancurnya hidupmu hari ini dan betapa dunia ini teramat kejam,rasanya aku ingin membantumu melenyapkan manusia biadap yang sudah menodai kesucian cintamu,menguburnya,membakarnya,menenggelamkannya atau apapun yanga bisa melenyapkannya dari muka bumi ini.
Tapi ukhti,,,, aku tahu engkau kuat,mampu,dan sanggup melewati semua ini.kau wanita pilihan,Allah menyayangimu dengan teramat sangat sehingga kaulah yang di uji,seperti sebuah pohon makin tinggi makin kencang angin meniupnya,
Ukhti,,,, kemulyaan dan syurga balasan bagimu jika engkau mampu bertahan,untuk dirimu sendiri,untuk kedua anakmu yang membanggakan itu,untuk orang tuamu yang setiap saat mendoakanmu,untuk keluarga besarmu yang selalu bangga dengan keanggunanmu dan kedewasaanmu mengurus suami dan mencintai anak-anakmu,untuk rakyatmu yang selalu tersanjung dengan kalimat santunmu yang cerdas dan tegas,dan untuk si biadap yang sedang menunggu pengampunan dan belas kasihmu,untuk orang yang sudah menusuk hatimu dengan sembilu,untuk orang yang menikammu dengan sangat kejam,untuk orang yang sudah memberimu anak,untuk orang yang sudah menafkahimu setiap hari,untuk orang yang sudah bersumpah janji menjadikanmu istri,untuk orang yang sudah meminangmu dan mengambil alih tanggung jawab orang tuamu,untuk orang yang pernah membuatmu berbunga-bunga saat penerima pesan cinta,untuk orang yang paling kau sayangi di dunia ini.iya untuk itu semua.
Bertahanlah ukhti,,, bertahan,,,, engkau pasti bisa,
Sabar tidak pernah ada batasnya,sabar untuk orang-orang yang beruntung.
Ukhti,,,, Allah bersamamu dan akan selalu bersamamu,di manapun dan kapanpun,
Ukhti,,,, kau adalah permaisuri yang penuh wibawa dan tak akan tertandingi oleh selir manapun di dunia.
Yakin kau bisa melewati ini semua,
Aku disini dengan secarik doa untukmu,untuk kebahagiaanmu,semoga Allah melimpahkan keberkahan padamu,aaamiiin,,,,
Sabtu, 21 Januari 2017
teruntuk aku
Teruntuk diriku yang hatinya ranum bagi kebahagiaan,
Hiduplah untuk cinta.
Tanpa cinta engkau tak mungkin hidup,
Hanya saja, pastikanlah engkau mencintai jiwa yang tepat, dan mencintainya dengan cara yang tepat.
Bukan cinta yang melukai, tapi orang yang salah, atau cara yang salah.
Sesungguhnya, cinta adalah sifat Tuhan yang diwariskan kepadamu,
Engkau yang telah berketetapan untuk menang tahun ini, dengarlah ini …
Mulai sekarang, janganlah lagi engkau anggap ringan dirimu sendiri.
Orang lain boleh meragukan impian dan kemungkinanmu, tetapi engkau - tidak.
Apa pun yang terjadi, majulah, majukanlah dirimu, melangkahlah maju.
Mundur bukanlah pilihanmu.
Katakanlah, … aku tidak dirancang untuk mundur.
Abaikan semua keraguan orang yang tak akan menanggung kegagalanmu, dan yang hanya akan iri terhadap keberhasilanmu.
Ini tahunmu, ini hidupmu.
Tidak masalah apakah impianmu terlalu tinggi dan tidak masuk akal.
Semua impian besar yang tadinya tidak masuk akal, dicapai dengan tindakan sederhana yang masuk akal.
Ini tahunmu.
Jadikanlah dirimu penguasa dari perasaan, pikiran, dan tindakanmu.
Semoga Allah selalu mendampingi kejujuran dan kerja kerasmu.
Kamu,,,,
Iya kamu,,,
Mumumu MULIPAH
sederas hujan musim ini
Tak ada kokok ayam,
Juga kerik jangkrik,
Yang ad hanya gemericik air hujan,
Iya,,,
musim hujan terlalu panjang tahun ini,
Kata orang-orang karena ada lanina,
Tapi entahlah,pa iya itu semua,
Kataku yang tak tahu apa apa,
Itu karena kemurahan sang pencipta,
Allah azzawajala,
Bersama hujan dari atas sana
Ia turunkan riski yang tiada tara,
Derasnya hujan ini,
Seperti menjadi saksi,
Langkah dan perjuangan suami,
Yang tiada henti
Sederas hujan di musim ini,,,
Tuhan,,,
Lindungi kami,
Keluarga kecil ini,
Dengan cintamu yang tiada henti,,,,
Aamiin ya Rabbi,,,,
Jumat, 20 Januari 2017
Bintangku
Adakah ucap yang tak bersuara??
Adakah kata yang tak terucap??
Apa pernah bintang tak bersinar??
Tidak,tentu saja tidak,ia akan selalu bersinar,
Hanya saja mungkin kabut terlalu tebal atau bulan terlalu terang hingga tidak tampak bintang itu,,
Bukan saja kabut yang membuat bintang itu tak terlihat
Ia ad namun kadang tak di pandang,
Hanya Tuhan sang pencipta yg memperhatikan tiap kerlipnya,
Hanya Allah saja yang memperhatikan cahya indahnya,
Bintang hanya diam untuk semua makhluk,
Kalau saja ia bisa berucap mungkin ia ingin turun ke bumi menemui para bidadari,
Kalau saja bintang bisa bersuara mungkin ia akan berbicara keluh kesahnya tentang penduduk bumi yang durhaka,
Kalau saja bintang bisa berkata mungkin bintang akan cerita tentang para hamba yang semena mena bukan saja ppada kawan atau lawan tapi juga pada diri mereka
Bintang,,,,
Pastilah kau punya banyak rasa tentang makhluk TuhanMu yang tak punya daya,,
Bintang,,,,
Kau bisa mendengar betapa makhluk TuhanMu yang ada di bumi ini hanya bisa mengeluh bukan?
Dan aku salah satunya,
Makhluk lemah yang hanya bisa meminta minta,
Makhluk bodoh yang teramat malas,
Kadang berandai andai juga,ingin memetikmu yang jauh d angkasa,
Tapi bintang,,,, aku kadang sadar,
Aku punya bintang yang selalu menerangi hari,
Bintang yang jauh lebih indah dari cahyamu,
Bintang itu selau ada di bangun dan tidurku,,
Iya,,, bintang itu dia
Suamiku ;)
Selasa, 10 Januari 2017
Bismillahirahmanirahim
3 tahun tidak pernah posting
Rasanya seperti mati suri
Tiba2 jariku berasa gatal
2017 aku terbangun
Ingin mematik kembali semangat lalu
Ingin menyusun lagi pola tawa
Meniriskan kesibukan yang rasanya tak pernah ada sela
3 tahun aku entah kemana
Sibuk dengan dunia baru dan tawa ria
Hingga tak terasa usia sudah menua
Benar-benar menua
2017 selamat datang kembali
2017 semoga bisa berkarya
2017 bukan untuk siapa-siapa
2017 untuk saya saja
2017 tapi jika
2017 bisa di baca
2017 silahkan saja
2017 Bismillahirahmanirahim,,,,
Selasa, 30 Juli 2013
cemburu....
tersungkur aku di sudut gelap….
mendengar suara sayup memanggil,
menggigil mendengar langkah kaki berlari
seperti hentakan serdadu perang…
itu,
semangat mereka untuk bersua,,,,
tersungkur aku di sudut gelap…
tak mampu berdiri tegak
seperti aulia’Mu terdahulu…
riang, tenang, anggun menyambut tiap detikMu
Tersungkur aku di sudut gelap…
Tak mampu menadah di sepertiga malam
Waktu yang Kau janjikan penuh kemulyaan
Menitikan butiran bening
Yang harudnya hanya untukMU
Tersungkur aku di sudut gelap...
Bahkan di ujung ramadhan ini
Masih enggan tuk tunduk tawadu’….
Tidak k seperti mereka…
Yang tiap nafasnya melafaska namaMu
Rabb….
Aroma surga tak pantas untukku,
Tapi,,,
Sungguh…. Krikil neraka teramat aku takuti….
Ijinkan aku melirik senyum mereka,
Mereka,mereka,,,
KekasihMu,,
KekasihMu,,,
yang tiap langkah dan lakunya berjuta kali lipat lebih baik dariku
Kamis, 03 Januari 2013
PIONIR
Lahirnya masih dianggap biasa karena memang belum menakjubkan. Namun, pelan-pelan akan menjadi kebanggaan tidak hanya bagi mereka yang setiap hari menghampiri. Kebanggaan bagi yang memandang, mendengar, bahkan bagi mereka yang pernah mencela keberadaannya.
Seperti sumbu,,, hanya memancarkan kerlip saja, itu keadaannya sekarang. Tak mampu jadi penerang. Rapuh, seperti akar serabut yang menempel di tanah gembur. mudah tercabut, atau roboh, terkoyah angin.
Kenakalan tak terindahkan, entah apalagi yang akan dilakukan boca-bocah itu esok. Setelah hari ini membuat mata sebab, wajah-wajah wibawa berkali-kali bertepuk dada dan menggelengkan kepala tanda heran dan keluh. “Luar biasa” hanya kata itu yang kemudia terlontar mewakili kesal yang seharusnya dengan kemarahan, tapi tidak. Sebab yang berdiri di depan bocah-bocah itu adalah orang-orang tangguh yang tak mudah berkeluh kesah, orang-orang sabar yang tak mudah tuangkan kemarahan dengan hentakan kata apalagi makian. Tidak... mereka adalah orang-orang yang jauh dari serpihan kasar.
Kemudian terseok kabut yang tak lekang menghadang pandang, tertatih melewati hari menakutkan, tapi akan tetap bertahan, HARUS bertahan demi mimpi yang melambai menunggu bocah-bocah itu di ujung gemilangnya hari. Membangun senyum, menata asa, menyusun mozaik kata dalam lembar polos yang akan meloloskan diri dari hari samar,, bukan putih, bukan hitam, bukan perak, juga bukan abu-abu, tapi samar. Lepas,,, Wajah lugu itu akan terlepas dari hari tanpa rupa...
Yakin,,, Dengan izin Allah Azza wa jalla bocah- bocah itu akan menjadi luar biasa karena berdiri di belakang orang-orang luar biasa. Kemudian tergores dalam catatan kecil dari sudut lereng sebagai PIONIR yang sedang dan akan melukiskan gambaran kebanggaan, bukan untuk menjadi thaghut atau otoriter. Dengan memulai mimpi dari dorongan dan tusukan tajam bernama “kebenaran”
(Untuk engkau yang bertahan di lereng gunungku,, keluh kalian akan menjadi doa, tiap langkah yang kadang terasa berat akan mengubah mimpi dan menjadikan hari esok lebih baik)
Thanks to All
The dream begins with a teacher who believes in you, who tugs and pushes and leads you to the next plateau, sometimes poking you with a sharp stick called "truth." ~Dan Rather~
Langganan:
Postingan (Atom)